PERSAHABATAN TERGOYAH
KARENA CINTA
Pagi hari pun tiba dan mentari pun menyinari seorang cewek yang
lagi tidur
“Ah…… sudah pagi “
“ Chika sudah pagi sayank “
“ Ya… mam… “
Chika
pun bangun dari tempat tidur yang berantakan dan segera pergi kekamar mandi
“ Byurrrrr….Byurrrrrrr “
Setelah
mandi chika pun makan bersama-sama keluarganya
“tit…..tit…..” Suara mobil vira
terdengar ….
“Ma…..chika berangkat dulu ya..
bye…bye…. “
“Hati-hati ya saying…..”
“Ocey…. mam….”
Setelah
bercanda tawa dimobil mereka pun sampai di sekolah dan mereka masuk kekelas
“Selamat pagi teman-teman” chika dan
vira serempak
“Selamat pagi juga” teman-temannya menjawab
Setelah
2 menit mereka bercanda tawa dan bel pun terdengar
Teeeettttttt…………………. Dan bu nia pun
masuk kekelas
“Selamat pagi anak-anak”
“Selamat pagi bu nia” mereka serempak
“Ibu akan mengumumkan 2 hal penting
yaitu
1.
Tentang liburan kita 2
minggu depan dan
2.
Ibu akan memperkenalkan
teman kalian yang baru
“Anak-anak pembayaran rekreasi harus
segera di lunasi apabila tidak, kalian tidak boleh ikut dan yang ke2 ayo nak perkenalkan nama kamu???...”
“Nama
Q RADO REVALIO PUTRA aq pindahan dari SMP CEMPAKA JAKARTA dan aq
tinggal di perumahan Permata Indah NO. IX J akarta ”
“Ya sudah rado kamu duduk didepan sama
riky”
“ya….bu”
Setelah
2 jam bu nia menerangkan dan bel istirahat berbunyi
“titttttttt……….”
“Anak-anak belajar dirumah ya?”
“Ya…bu”
Setelah
bu nia keluar vira pun tersenyum-senyum sendiri melihat rado
“Da pa vir koq tersenyum-senyum??”
“G’ da pa2 lihat deh cowok baru tadi
maniez abiez “
“Biasa saja kaly jangan lebay”
“siapa yang lebay aku pa kamu?”
“Ya.. kamu lah DODOL…!!!!!”
“DODOL emangnya aq ini makanan ap?
“Emang….. lo makanan ….”
“Yeeeee…aq makanan kamu minuman “
Setelah
mereka debat rado pun menghampiri mereka berdua
“Hay.. nama kamu siapa? Koq dari tadi
aku lihatin berantem melulu”
“g’ koq, kita g’ berantem and nama aq vira dan ini
sahabatku Chika”
“ohhhhh….aq Rado”
“da tau kaly loe rado.. cp bilang loe
MONYET….”
“Sory ya do teman aq ini lagi…… ya gitu
dech!!”
“Lagi apa? Gila maksud loe”
“ya….gitu deh!!”
“Sudah-sudah jangan rebut”
“Do yuk kekantin”
“Sudah ya aq kekantin dulu da…”
“da…..”
“Hay… rik chika itu da punya pacar pa
blom sich??”
“Da pa koq tanya2 gitu? Qm suka ya sama
chika??”
“g gitu…..”
“g’ gitu gimana?”
“gini loh aq jujur sama qm jangan
bilang siapa2 ya??”
“ya aq janji!!!!”
“Y aq suka sama chika sudah pertama
kaly melihat dia tapi dia kaya’nya gak suka ma aq dan aq ingin nembak dia tapi
kapan ya waktunya ???”
“Cie…cie… ada yang jatuh cinta nih……!!
Kamu Tanya waktunya kapan? Besok saja waktu rekreasi tepatkan “
“Ya….benar kamu!!!!!!!!!!!!!”
“siapa duluuuuuuu”
2
minggu kemudian anak-anak mengambil undian kursi duduk tapi gak kebayang kalau
chika duduk sama rado dan vira duduk sama riky
“Loeeeeee!!!!!!!!!!!”
“Loeeeeeee!!!!!!!”
“ngapain loeduduk disini?”
“ini kan tempat duduk q lah qm ngapain
disini”
“ini juga tempat duduk q”
“paling kita jodoh kali”
“jodoh……. Apa kata DUNIA….”
“Pikir…sendiri masa’ dunia bisa bicara”
“ya… bias dong kalau tuhan menghendaki”
“Kalau tidak….?? “
“Udah-udah jangan rebut”
“Kenapa sich Loh vir? Koq jelez ma aq”
“Siapa yang jelez ma kamu”
Vira
pun kembali ketempat duduknya dengan wajah cemberut……….
“kenapa sih temen kamu tadi koq
marah-marah gitu!!!!!!!!!!!!”
“Tanya saja sendiri ?????”
“kamu tuh sulit ya diajak bicara maunya
debat saja”
“memang aku suka debat”
“Seandainya kamu g’ cerewet pasti kamu
cantik “
“jangan sok ngerayu loe… aq g’ akan
terpengaruh…..”
“siapa yang ngerayu GR loch,,,!”
Pada
malam harinya sekitar pukul 24.00 wib rado radopun membangunkan chika dari
tidurnya karena dia ingin bicara sesuatu padanya
“chik…”
“apa”
“chik,,”
“apa sich kalau mau bicara , bicara
saja gue ngantuk nich..”
“aku mau bicara sesuatu sama kamu”
“cepet dech kalau mau bicara kaya’ anak
kecil saja kalau bicara masih kesulitan”
“begini loch…”
“gini apanyakalau mau bicara ya
cepetan”
“mau gk kamu jadi….”
“jadi apa???”
“mau gk kamu jadi pacar aku?”
Tiba
– tiba vira dating dengan wajah marah
“chika…..rado,,,,”
“vin nanti aku jelasin sama kamu???”
“gk usah jelasin juga gk apa-apa
semuanya sudah jelas”
“sudah-sudah jangan ramai … dari tadi
ibu dengar kalian bertiga bertengkar melulu ada apasich sebenarnya”
“nggk ada apa-apabu??”
“kalau gk ada apa-apa kenapa kalian
bertengkar??”
“(mereka bertiga pun diam saja)”
“kok malah diam cepetan tidur nanti
kamu kalau sudah sampai tujuan ngantuk lagi”
“ya,bu…”(serempak)
Satu
hari setelah itu mereka sudah sampai disebuah lokasi yang pertama yaitu pantai
kute bali, sebelum masuk mereka diajak bpk/ibu guru pembimbing dan panitia
sarapan pagi disebuah restaurant dekat dari lokasi
“anak-anak sebelum masuk kita makan
dulu ya??”
“ya..bu”
Merekapun
masuk kedalam restaurant satu persatu, setelah makan dengan puas merekapun
masuk kelokasi
“anak-anak yuk kita masukdan kita boleh
berpencar tapi jangan sampai hilang okey…!!!”
“okey,,,bu…”
“chika tungguin aku chik..”
“apa sich kamu tuh..”
“sorry ya tadi malam aku gangguin kamu”
“emang loch ganggu aku +
ngerusakhubungan persahabatanaku sama vira”
“sekali lagi maafin aku ya,,, please,,,??”
“aku mau maafin kamu tapi ada tiga
syarat yang harus kamu penuhi..”
“kok banyak bangets..!!!!”
“gk usah protes begok..!!! kalau gk mau
ya sudah..”
“ya sudah aku mau nuruti apa saja
syarat kamu”
“yang pertama jangan ganggu aku yang
kedua jangan ngerusak hubungan persahabatan aku sama vira dan yang terakhir
kamu harus meminta maaf samavira dan menyuru vira baikan lagi sama akun dan
kalau kamu tidak berhasil maka kamu tidak akan dapat maaf dari aku puass loch”
“ya sudah aku mau tapi kamu harus janji
sama aku?”
“janji apa???”
“kalau aku sudah jalankan syarat kamu
,kamu harus janji mau jadi pacar aku?”
“pacar… bercanda kali loch..”
“bener aku ini serius..”
“kok bias katanya kamu gk suka sama
aku”
“siapa bilang..”
“kalau begitu apa yang gk kamu suka
dari aku? dan apa yang kamu suka dari aku? Jawab”
“yang gk ku suka dari kamu cerewet dan
yang ku suka sama kamu tu beda dri cewek-cewek yang lainnya”
“ow gitu kan da kelebihannya jadi gk
usah nembak segala nanti aku tambah mati lagi”
“maksudku aku itu tidak nembak pakai
pistol tapi nembak pakai mulut tau gk..”
“udah tau,,!!! Kamu itu mau jalankan
syarat atau mau protes sich dari tadi kok bawel aja”
“ ya sudah…ya sudah.. aku mau..”
“cepetan mulai”
“okey bost”
Rado
pun berlari mengejar vira
“hay,, vir??”
“hay juga..”
“vir aku mau minta maaf sama kamu atas
kejadian tadi malam “
“ow… gk apa-apa aku sudah maafin kamu”
“thankz ya tapi kamu belum bias maafi
chika kan “
“(vira terdiam tidak berbicara sekata
pun)”
“kenapa diam, vir kamu kan sudah
bersahabat sama chika sejak kecil masa’ kamu sekarang nyakitin dia sich kan
kasihan dia”
“kenapa yang mint maaf mesti kamu kok
gk dia saja”
“dia tuh lagi sedih”
“paling-paling dia Cuma alasan..”
“kalau kamu gk percaya ayo ikut aku..”
“malesss bangetssss”
Rado
pun menarik tangan vira
“rado-rado lepasin sakit tau”
“aku akan ngelepasin kamu tapi kamu
harus baikan lagi sama dia seperti dulu lagi”
“ya..ya..aku mau”
“ya sudah kalau kamu mau ayo ikut aku”
“ikut kemana..”
“jangan protes”
Rado
pun mengajak virra kesebuh tempat yang mana disitu juga ada chika
“chika..” panggil rado
“apa???”
“ini vira mau minta maaf sama kamu”
“chik aku minta maaf ya aku sudah salah
faham sama kamu”
“gk apa-apa malah aku yang harus minta
maaf sama kamu”
Mereka
berdua pun saling memaafkan dan berpelukan sambil dihiasi dengan canda tawa
haa…ha…
“chik.. aku kan sudah ngelakuin syarat
kamu nich gimana kamu mau gk jadi pacar aku tadi kan kamu sudah janji sama aku”
“maaf ya sebenarnya aku itu juga suka
sama kamu tapi aku lebih pilih persahabatan dari pada memilih satu cowok yang
yang salah satu temannya juga menyukainya”
“jadi maksud kamu vira gitu..??”
“ya itu dulu tapi sekarang aku sudah
ngerestui kalian berdua kok…hee..hee.” sahut vira
“maksud kamu kita berdua boleh pacaran
gitu “ sahut rado
“yapz//”
“tapi tunggu dulu, aku kan masih belum
cukup umur jadi sebaiknya kita sahabatan aja ya do?”
“emangnya kenapa?tadi kamu kan sudah
janji sama aku”
“please!! Persahabatan kan lebih baik
dari pada pacaran”
“ya sudahlah kalau begitu mau kamu,,”
“jangan marah dong do, senyum dong biar
ganteng hehehe,,,,”
“(rado pun tersenyum)”
“gitu dong baru namanya rado”
“chik, kalau boleh tau kamu kapan boleh
pacaran sama ortu kamu?”
“kalau aku sudah kuliah”
“what,,,,”
“kenapa kaget ya…”
“ya udah aku akan setia menanti kamu,,
sampai kapanpun”
“masa’ sich”
“iya, kayak lagunya rafi ahmad sama
yuni sarah gitu *sekarang atu 50 thn lagi ku akan tetap mencintaimu*” rado
dengan gayanya menyanyi
“so swettt…’ sahut vira
“baiklah kalau itu maumu”
“thankz ya chika”
“ok..”
“berarti kita bertiga sahabatan nich”
kata vira
“yaiyalah my beby ku” jawab chika
“hahahahahh,,,,,,, “ mereka semua
tertawa
Dan
akhirnya mereka bertiga menjadi sahabat selamanya dan sementara rado tetap
menunggu chika sampai kapanpun……
I
LOVE MY BEST FRIEND FOREVER……………………..
Tamat………
KARYA : TSALIS WAHYU FIQRI NAZMIYAH
KELAS : X~5